Posts

Tentang Ibu (About Mom)

Image
Oleh: Bagas Satriawan Tulang retak sekujur tubuhmu Darah mengalir tak terbendung Menhujam lara teramat sangat Begitu sakitkah Ibu? Sedikit demi sedikit lara menguap Tangisanku, senyumu Merorong sukma, butuh pelukanmu Dimana aku, Bu? Jiwa muda mencekikku Namun engkau melepaskannya setiap ikatan jerat Mengusap dahiku Dan sedikit memeluku Ku sapa dunia, bagai benteng tinggi melindungiku! Aku kuat kan Bu, berkat kasih sayang itu Ku mengusap wajah rentamu Ibu, kuatkah aku tanpamu?

Bapak Kapan Balik ke Manggarai?

Image
            Sudah hampir lebih dari 3 tahun aku meninggalkan tanah Flores nan damai. Tanah yang mengajariku berbagai beratnya hidup, tanah yang mengajari aku lebih kuat. Apakah aku rindu?. Aku rindu alamnya, aku rindu suasananya, terlebih lagi orang-orangnya. Tiap aku berselancar lewat media sosial selalu ada saja yang bertanya, "Kapan balik Manggarai Pak?". Terucap dari mereka yang sekarang semakin dewasa. Teringat kala itu mereka menangis melepas kepergianku dengan penuh air mata.             Kala itu aku berjanji, tepatnya cenderung tak mau meninggalkan tanah yang menjadi tempat menambah ilmu hidup yang luar biasa. Bertemu dengan ratusan manusia yang mampu menerima segala perbedaan. "Ah, ini pagi terakhirku, apakah aku bisa "bermain" lagi di sini?". Tukas ku sebelum aku terbang meninggalkan.                Sekarang mereka tambah dewasa. Tubuh jangkung dan banyak p...

When I See You (Ketika Aku Melihatmu)

Senyum itu menenangkanku wahai bidadari Sudut pandangku melihatmu Secercah hati terpaut jarak Sejengkal harap kepadamu         Yang aku ingat senyumu         Yang aku ingat sedikit candamu         Yang kuingin melukis harap pelangi         Yang terlukis kala hujan datang penenang Lamunku merantaiku Lambaian harap merongrong sukmaku Lunturlah segala egoku Lebihkan aku dalam doamu..

Wirosari Gumregah (Wirosari Bangkit)

Image
         Wirosari sebuah kecamatan di ujung timur Kabupaten Grobogan. Letaknya kurang lebih 21 Km ke arah timur dari Kota Purwodadi, yang merupakan Ibukota dari Kabupaten Grobogan. Pusat Kecamatan Wirosari terbilang ramai. Karena Wirosari mulai bangkit dan berkembang.         Perkembangan Wirosari mulai menggeliat mulai tahun 90-an. Saya masih ingat saat saya masih kecil, saat itu masih terbilang sangat sepi. Dengan dibuktikan pembangunan di sekitar rumah saya masih sedikit. Saat era 96-an saya masih bisa bermain di sungai kecil (kalen), yang sekarang berubah menjadi got, karena sering menjadi limbah pembuangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Saya masih ingat dulu masih bisa saya dan teman-teman saya mencari ikan kecil-kecil di depan rumah saya yang notabennya terletak di pusat Kecamatan.        Dulu perempatan Wirosari masih terbilang sepi, karena pembangunan dan perkembangan penduduk juga tak memb...

Seberapa baikkah Anda menjadi Sahabat?

Image
                            Banyak sekali orang bertanya kepada dirinya sendiri, sudah baikkah mereka menjadi sahabat?. Bahkan saya sendiri juga sering bertanya seperti itu. Sahabat dikirim Tuhan untuk menemani manusia selama mereka hidup. Selain keluarga sahabat merupakan sosok yang terpenting setelah keluarga. Namun banyak pula yang masih mencari dan bertanya sudahkan mereka pantas menjadi sahabat.             Dewasa ini banyak sekali remaja bahkan dewasa yang memiliki sahabat fake atau sahabat yang palsu. Palsukah kita atau palsukah sahabat kita?. Kemudian kita akan memiliki mainset bahwa seorang atau beberapa sahabat yang hanya ada bila mereka butuh atau yang tidak pernah membantu kita adalah bukan sahabat kita?.              Jika itu terjadi pada kalian, tetaplah tenang. Biasakan menjadi pribadi yang kuat. Tuhan memberimu kesabaran diman...

Tips Menjadi Guru yang Baik.

Image
                Guru? Sebuah profesi yang sangat luar biasa. Bahkan banyak sekali yang menginginkan di posisi tersebut. Namun, menurut perkembangan jaman, sosok guru yang sesungguhnya sangat sulit ditemui. Jadi seperti apakah guru yang sesungguhnya? Berikut tipsnya. 1. Jadilah Guru yang Profesional                Menjadi guru adalah sebuah profesi yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Sepertihalnya guru, seorang guru dituntut juga belajar sama seperti muridnya. Bukannya guru sudah lebih tahu daripada muridnya. Jangan berpikir seperti itu. Karena semakin bertambahnya jaman, ilmu juga semakin bertambah. Guru juga harus terus belajar baik materi, teknik maupun komunikasi. Namun juga banyak pendidik yang masih 'seenaknya'. Banyak yang terlambat mengajar ataupun mengajar dengan tanpa memperhatikan siswa tersebut dapat memahami ilmu yang diberikan. 2. Jadilah Guru yang berattitude baik ...

Bledug Kuwu Si Mud Volcano dan Cerita Si Dragon Baru Klinting

Image
                       Berbicara tentang Bledug Kuwu tidak asing bagi warga Kabupaten Grobogan, khususnya Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan. Sudah menjadi tren jika tempat ini menjadi tempat yang paling hits untuk dikunjungi di Kabupaten Grobogan. Bukan sesuatu yang asing karena ini tempat wisata yang sedikit aneh.           Aneh? Apa yang aneh? Pasti banyak bertanya dimana letak keanehannya. Berbicara mitos, merupakan cerita yang sangat sulit untuk dinalar logika manusia. Menurut cerita Bledug Kuwu merupakan tempat keluarnya naga.          Naga? Naga merupakan mahkluk mitologi China yang masih diragukan keberadaannya. Mengapa naga bisa sampai ke tanah Jawa?. Kembali lagi itu merupakan mitos yang kepastiannya tidak pernah mungkin terjadi.          Menurut cerita yang berkembang, di sekitar Bledug Kuwu terdapat kerajaan yang dimana rajanya memil...

Cerita Ku (Menuju SMA Negeri 1 Cepu)

Image
                  Berawal mempunyai teman dekat yang tinggal di Kecamatan ini. Takdirku seolah digiring untuk mengajar di SMA Negeri 1 Cepu. Bagaimana tidak kusebut takdir. Selama lebih dari empat bulan aku berjuang memperjelas keprofesionalanku menjadi pendidik yang sedikit pudar kala itu. Setelah terlepas kontrak dari pemerintah, aku mulai berpikir, mau jadi apa aku selepas PPG?. Memperjelas sertifikatku atau berputar arah menjadi apapun nanti. Aku bukan guru saat itu, semenjak lulus aku adalah seorang call center di perusahaan maskapai penerbangan yang besar di negeri ini. Kerenkah aku?. Mungkin secara sampul, akan terlihat hebat, namun lagi-lagi sejak kepulangan ke Pulau Jawa, jiwa pendidik seolah merantai jiwaku yang terus belajar menjadi "seorang pendidik".                  Sempat putus asa, lebih dari 12 sekolah instasi yang telah kulamar, melangkahkan kakiku untuk sementara tak menjadi gur...
Image
Sudut Gelap Kemudian ku meraba Pekat, pengelihatanku tertutup asa Sering terjegal jatuh bayangan Sesak tercekat sekat Berjalan pincang tanpa kaki Langkah pelik meraung Dimana sinar itu Aku lihat dalam lakumu Sekejap terbang Tetesan demi tetesan Tanpa secercah tikaman Gelap sirnalah Alur memburu bersama tiupan Berusaha menyala membara Dia gelap Aku terang

Sapaku Pada Hujan

Image
Aku melihatmu jatuh tak beraturan Lebih tenang namun terkoyak Merintih namun tak tinggal diam Meraung bagai gelap yang menerjang Taukah kau hai hujan Kusuka hujaman Yg sedikit demi sedikit bagai pelukan Kembalilah walau sedikit buaian Terakhir kumelihatmu setelah pelangi datang Membaur warna Namun biru mengharu ternyata Sedih melihat sedih merasa

Cepat Pulang, Cepat Kembali, Jangan Pergi Lagi

Image
Firasat__ Kemarin, kulihat awan membentuk wajahmu, desah angin meniupkan namamu, Tubuhku terpaku, Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu, Tabur bintang serupa kilau auramu Akupun sadari ku segera berlari ‘Cepat pulang” “cepat kembali” jangan pergi lagi, Firasat ku ingin kau tuk cepat “pulang”, “pulaang” Dan lihatlah sayang, hujan turun membasahi seolah ku berair mata. Dia menunggumu kembali, kembali seperti dahulu. Saat awan, bulan sabit dan tabur bintang begitu nyata terlukis di dirimu. Cepatlah kembali, agar hujan tak lagi menyembunyikan kesedihannya. Cepatlah pulang, cepatlah kembali, menjadi hujan yang menenangkan . Bukan air mata kesedihan tapi kebahagiaan.  

Seberapa Pantaskah Kau?

Image
Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu. Cukup indahkah dirimu untuk selalu ku nantikan. Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku. Mampukah kita bertahan di saat kita jauh... Seberapa hebat kau untuk ku banggakan. Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan. Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang. Sanggupkah kau menyakinkan di saat aku bimbang. Celakanya. Hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu. Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku. Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka. Celakanya. Hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan. Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan. Di antara pedih aku slalu menantimu.

Apa Itu Cinta ??

Image
Apa yang disebut cinta?. Aku pernah mengucapkan satu kalimat “cinta itu tak harus cemburu, tetapi juga harus mengerti”. Secara logika itu memang benar, tetapi apakah logika itu berjalan, pada insan yang sedang dimabuk cinta?. Selalu ada tanda tanya dalam sebuah anugerah yang disebut cinta. Ada yang bilang cinta itu pembodohan, ada pula yang berkata cinta itu penyiksaan. Tetapi, apakah cinta itu bisa terus dirasa bila tak ada saling pengertian. Mungkin harus ada soal yang harus diselesaikan. Contohnya saja, ketika orang yang kau sebut kekasih pergi dengan teman, atau sahabatnya. Ketika logika tak mampu berfikir maka yang muncul ada rasa cemburu yang membabi buta, menyalahkan, menghakimi atau muncul rasa benci. Namun, adakalanya kedewasaan cinta merupakan penegah, obat atau sejenis penawar. Hatiku tergelitik, ketika mendengar rasa itu, mungkin ada yang bilang, “kalau tak cemburu tanda tak cinta”. Namun, sekali lagi aku bertanya, apakah hati itu siap menerima dan memahami apa itu kedew...

THE TWIN'S DREAM (Part 16): Keberhasilan

16.  Keberhasilan (Keberhasilan hanya untuk mereka yang berani memimpikan dan mewujudkannya, bukan hanya memimpikannya dan menjadikannya sebagai bunga tidur belaka.)             Halaman kos kami jadikan untuk melatih fisik kami. Satu minggu lagi kami akan siap. Bu Sumi hanya memandang kami, ia sempat tersenyum dan memberi semangat pada kami. Aku ingat papa dulu, yang memandang kami dari kejauhan dan tersenyum seolah memendam harapan besar pada kami.

THE TWIN'S DREAM (Part 15); Kami Bisa

15.  Kami Bisa (Pantang menyerah sepertihalnya membuka pintu dan tinggal memasukinya.) Waktu menunjukkan pukul 11. 15 malam. Lelah sekali hari ini, tetapi kami senang, karena kami mendapatkan gaji pertama kami. Uang yang cukup untuk makan kami selama satu bulan ke depan, yang penting kami tak merasa bosan dan selalu bergantung pada orang tua kami. kubuka pintu kamar, Toni mengikuti dari belakang dan langsung nyenyak dalam tidurnya. Sejenak kulihat HP, ku baca pesan singkat dari Mama.

THE TWIN'S DREAM (Part 14): Selamat Datang di Kota Semarang

14.  Selamat Datang di Kota Semarang (Ketika kau bersungguh-sungguh maka kau akan mendapat hasilnya.) Zainul memeluk kami. Ia berkata, dia akan bangga ketika suatu saat menjadi seseorang yang kami inginkan. Kota pahlawan memisahkan kami. Ia adalah seseorang yang sangat inspiratif, ia rela jauh dari keluarganya, hanya untuk kebutuhan keluarganya. Bahkan ia rela meninggalkan anaknya yang masih kecil, semuanya ia lakukan untuk anaknya dan untuk masa depan anaknya. Perjalanan masih satu hari, besuk pagi kami sampai. Tidak sabar kami segera menginjak tanah, karena selama tiga hari tiga malam kami terapung di lautan. Untung saja aku hanya mabuk darat, kalau mabuk laut bisa-bisa aku pingsan di kapal.

THE TWIN'S DREAM (Part 13): Perjalanan Panjang

13.   Perjalanan Panjang (Ketika kau menyerah untuk melangkah, maka tujuan di depan mata akan terasa tak sampai jua.) Kami siap dengan menenteng dua tas besar dan tas ransel yang kami gendong. Kami siap, di depan rumah, mereka siap melepas kami berdua. Kulihat wajah Mama yang sangat lesu. Ia bersandar pada bahu Kak Indra, lemas dan tak berdaya. Sebenarnya aku tak rela berpisah dengan mereka lagi dan lagi. Air mata mengucur deras di wajah Mama, aku menyekanya dan memeluknya erat. Papa memeluk Toni dan ia meminta Toni agar benar-benar menjaga aku. Walaupun ia khawatir, ia memberi kepercayaan penuh pada kami.

THE TWIN'S DREAM (Part 12): Pulang dan Pergi

12.  Pulang dan Pergi (Sesuatu yang terbaik pasti datang untuk mereka yang pantang menyerah.) Kedatangan Mama dan Papa dari Manado merupakan waktu yang sangat tepat. Lusa besuk kami menerima kelulusan SMA, kami optimis karena kami berdua berjuang mati-matian agar kami mendapat nilai yang memuaskan. Saat itu   kami mendengar kabar dari Om Agus bahwa semua keluargaku akan pulang. Bukan hanya Mama dan Papa, kak Astri dan Kak Indra rela mengambil cuti beberapa minggu untuk pulang kampung bertemu kami.

THE TWIN'S DREAM (Part 11) : Di antara Hujan

11. Di antara Hujan (Kerinduan itu seperti hujan yang menghujam bumi. Walaupun sakit tetapi selalu meninggalkan ketenangan dan kesejukan) Aku senang sekali melihat kebun tomat kami tumbuh dengan suburnya. Buahnya mulai memerah, ada beberapa petak. Biasanya setiap pohonnya ada 3-5 buah. Setiap panen tiba, pasti akan aku bawa ke pasar untuk kami jual. Kebetulan tomat-tomat itu sudah dipesan oleh Koh Along. Ia adalah seorang etnis China yang sukses sebagai penjual kios yang dekat dengan sekolahku di pusat kecamatan. Kata Koh Along ia memesan banyak karena akan berpesta. Aku mencoba untuk memanennya dan segera mengantarnya. Aku lantas mengambil karung, ku rasa satu karung cukup.

THE TWIN'S DREAM (Part 10): Amarah

10. Amarah (Ketika kau dikuasai amarah bersabarlah, maka saat itu kau seperti api yang diguyur hujan.) Tak terasa waktu begitu cepat. Kami sudah hampir lulus SMA. Tinggal beberapa bulan lagi Ujian Nasional tiba. Siang itu aku sangat bersyukur karena aku mendapat kabar kesuksesan kakak-kakaku. Kak Astri akan lulus kuliah kebidanan di kota Manado dan kak Indra juga telah bekerja di perkantoran elit di Jawa. Aku senang sekali mendengar kabar itu. Pelajaran saat SMA memang semakin sulit, Toni saja yang terkenal pintar saat SMP nilainya menurun drastis, apalagi aku, aku harus mati-matian membaca demi kelulusan ini.