Cepat Pulang, Cepat Kembali, Jangan Pergi Lagi








Firasat__

Kemarin, kulihat awan membentuk wajahmu, desah angin meniupkan namamu,
Tubuhku terpaku,
Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu,
Tabur bintang serupa kilau auramu
Akupun sadari ku segera berlari
‘Cepat pulang” “cepat kembali” jangan pergi lagi,
Firasat ku ingin kau tuk cepat “pulang”, “pulaang”
Dan lihatlah sayang, hujan turun membasahi seolah ku berair mata.

Dia menunggumu kembali, kembali seperti dahulu. Saat awan, bulan sabit dan tabur bintang begitu nyata terlukis di dirimu. Cepatlah kembali, agar hujan tak lagi menyembunyikan kesedihannya. Cepatlah pulang, cepatlah kembali, menjadi hujan yang menenangkan . Bukan air mata kesedihan tapi kebahagiaan.  



Comments

Popular posts from this blog

Wirosari Gumregah (Wirosari Bangkit)

Bledug Kuwu Si Mud Volcano dan Cerita Si Dragon Baru Klinting

THE TWIN'S DREAM (Part 16): Keberhasilan